Ingin mencoba Ratatouille viral ala film Remy? Simak resep lengkap Confit Byaldi, sejarah uniknya, dan tips menyusun sayuran agar secantik di film.
Siapa yang tidak ingat adegan ikonik dalam film animasi Disney-Pixar, "Ratatouille" (2007)? Saat kritikus makanan paling galak, Anton Ego, menyuapkan sesendok sayuran ke mulutnya, ia seketika terlempar ke masa kecil. Rasa masakan itu begitu sederhana, hangat, dan penuh memori (comfort food) hingga menjatuhkan pena dari tangannya. Hidangan itulah Ratatouille.
Banyak orang mengira Ratatouille adalah makanan mewah ala restoran bintang lima. Padahal, sejarah mencatat sebaliknya. Berasal dari daerah Nice dan Provence di Prancis Selatan, Ratatouille sejatinya adalah peasant dish atau "makanan orang miskin". Para petani zaman dulu memasak sisa-sisa panen musim panas—seperti terong, zukini, paprika, dan tomat—menjadi tumisan kasar untuk dimakan bersama roti atau nasi. Namun, berkat sentuhan teknik kuliner modern (dan popularitas filmnya), hidangan ini naik kasta menjadi sajian fine dining yang memukau mata dan lidah.
Ratatouille di Film: Sebuah Kebohongan Indah?
Ada fakta menarik yang perlu Anda tahu: Ratatouille tradisional sebenarnya berbentuk seperti sup kental atau tumisan sayur campur aduk (mirip capcay kuah merah). Sayurannya dipotong dadu kasar dan dimasak hingga layu menyatu.
Namun, versi yang Anda lihat di film—dengan irisan tipis yang disusun melingkar rapi—sebenarnya bernama Confit Byaldi. Variasi modern ini diciptakan oleh chef Prancis Michel Guérard dan kemudian disempurnakan oleh Chef Thomas Keller (konsultan kuliner untuk film Pixar tersebut). Dalam versi ini, sayuran tidak ditumis hancur, melainkan dipanggang perlahan (slow roast) agar bentuknya tetap cantik namun teksturnya lembut lumer di mulut. Versi inilah yang akan kita buat resepnya hari ini.
Bahan Utama: Simfoni Sayuran Musim Panas
Kunci kelezatan Ratatouille ala Remy terletak pada kesegaran sayuran dan keseimbangan bumbu saus dasarnya (Piperade).
Bahan Irisan (Vegetables):
- 1 buah Zukini Hijau (pilih yang diameternya sama dengan terong/tomat)
- 1 buah Zukini Kuning (opsional, untuk variasi warna)
- 1 buah Terong Ungu (pilih yang ramping memanjang)
- 4-5 buah Tomat Roma/Merah (pilih yang teksturnya keras, jangan lembek)
Bahan Saus Dasar (Piperade):
- 1/2 buah Bawang Bombay (cincang halus)
- 2 siung Bawang Putih (cincang halus)
- 2 buah Paprika Merah (bakar sebentar, kupas kulitnya, cincang halus/blender kasar)
- 3 buah Tomat Merah (blender halus/gunakan tomat kaleng)
- 1 sdt Thyme kering & 1 lembar Daun Salam (Bayleaf)
- Garam, Gula, Lada Hitam, dan Minyak Zaitun secukupnya
Saus Siraman (Vinaigrette):
- 2 sdm Minyak Zaitun (Olive Oil)
- 1 sdt Cuka Apel/Balsamic
- Sejumput Thyme segar/kering
Langkah Membuat Ratatouille (Confit Byaldi)
Proses ini membutuhkan kesabaran dalam mengiris dan menyusun, namun hasilnya sangat memuaskan.
- Buat Saus Piperade: Panaskan minyak zaitun. Tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum. Masukkan paprika merah dan tomat halus. Tambahkan thyme, daun salam, garam, gula, dan lada. Masak dengan api kecil hingga saus mengental dan airnya menyusut. Angkat, buang daun salam, lalu ratakan saus ini di dasar loyang (wadah tahan panas) atau pinggan oval.
- Iris Sayuran: Ini tahap krusial. Iris tipis zukini, terong, dan tomat dengan ketebalan yang SAMA (sekitar 2-3 mm). Gunakan alat Mandoline Slicer agar presisi. Jika menggunakan pisau, pastikan Anda konsisten.
- Menyusun (Arranging): Susun irisan sayuran di atas saus piperade secara selang-seling (Misal: Terong - Zukini Hijau - Tomat - Zukini Kuning). Susun melingkar dari pinggir loyang menuju ke tengah hingga membentuk pola spiral yang rapat.
- Seasoning: Campur bahan saus siraman (minyak zaitun, cuka, thyme, sedikit garam). Oleskan kuas ke atas permukaan susunan sayuran agar mengkilap dan berbumbu.
- Panggang: Tutup loyang dengan kertas roti (parchment paper) yang dipotong seukuran loyang. Panggang di oven suhu 150°C - 160°C selama 45-60 menit.
- Finishing: Buka kertas penutup. Panggang lagi 10-15 menit agar permukaan sayuran sedikit terkaramelisasi (kecokelatan) tapi tidak gosong. Angkat.
Tips Agar Tidak Gagal
Tantangan terbesar membuat Ratatouille adalah tekstur. Anda tidak ingin sayurannya terlalu lembek seperti bubur, tapi juga tidak boleh keras mentah.
- Pilih Diameter Sama: Saat belanja, usahakan cari terong, zukini, dan tomat yang diameter lingkarannya mirip. Ini akan memudahkan penyusunan agar rapi dan matang merata.
- Kertas Roti (Cartouche): Jangan melewatkan penggunaan kertas roti penutup saat memanggang. Kertas ini berfungsi menahan uap air agar sayuran matang dengan cara dikukus oleh uapnya sendiri (steam), sehingga hasilnya lembut (confit) bukan kering kerontang.
- Sajikan Hangat: Ratatouille paling nikmat disantap hangat dengan sepotong roti baguette atau nasi putih hangat jika Anda ingin sentuhan lokal.
Kesimpulan
Ratatouille mengajarkan kita bahwa masakan enak tidak harus berbahan daging mahal. Cukup dengan sayuran sederhana, teknik yang tepat, dan dimasak dengan hati, Anda bisa menciptakan hidangan yang mampu menyentuh jiwa. Seperti kata Chef Gusteau di film: "Anyone can cook" (Siapa saja bisa memasak). Selamat mencoba di dapur Anda!
COMMENTS