$type=ticker$count=12$cols=3$cate=0$sn=0$show=home

$type=grid$count=4$ico=1$cate=0$rm=0$sn=0$cm=0$a=0$show=home

Es Teler Paduan Alpukat, Kelapa, dan Nangka yang Juara

SHARE:

Ulas tuntas Es Teler, minuman asli Indonesia. Paduan creamy alpukat, nangka manis, dan kelapa muda yang bikin 'teler'. Simak sejarahnya di sini!

Gambar Ilustrasi: Mangkuk Es Teler yang Segar dan Creamy

Di tengah teriknya iklim tropis Indonesia, tidak ada yang lebih menggoda daripada semangkuk es serut dengan limpahan buah segar. Di antara sekian banyak varian es tradisional, Es Teler menduduki tahta tertinggi sebagai "Koktail Buah" asli Nusantara, bahkan diakui sebagai salah satu ikon kuliner nasional. Berbeda dengan es campur yang tampil meriah dengan sirup merah, Es Teler justru terlihat lebih elegan dengan dominasi warna putih susu dan hijau alami dari alpukat yang menyejukkan mata.

Namun, jangan remehkan penampilannya yang kalem. Sekali suap, perpaduan rasa creamy, manisnya buah, dan gurihnya santan mampu menciptakan sensasi rasa yang memanjakan lidah. Kenikmatannya benar-benar bisa membuat siapa saja merasa "teler" atau terlena dalam kepuasan. Artikel ini akan membedah anatomi rasa yang istimewa serta sejarah unik di balik minuman legendaris yang tak pernah kehilangan penggemar ini.

Sejarah Unik Nama "Teler"

Pemilihan kata "Teler" sebagai nama sebuah minuman seringkali memancing rasa penasaran sekaligus senyum simpul bagi mereka yang baru mendengarnya. Dalam terminologi bahasa pergaulan Indonesia, kata "teler" sejatinya memiliki konotasi kondisi setengah mabuk, melayang, atau rasa rileks yang ekstrem akibat suatu kenikmatan. Namun, sejarah mencatat bahwa istilah ini diadopsi bukan karena alkohol, melainkan karena sensasi rasa yang membuai. Kisah legendaris ini bermula pada tahun 1957, diprakarsai oleh ketekunan Hj. Samijem Darmo Putro. Meski berasal dari Sukoharjo, Jawa Tengah, takdir justru membawa racikan istimewanya bersinar di ibu kota Jakarta, tepatnya di kawasan elite Cikini dan Menteng. Di sanalah, dari sebuah lapak sederhana, perjalanan ikon kuliner ini dimulai.

Konon, nama ikonik tersebut lahir dari sebuah celetukan spontan seorang mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang menjadi pelanggan setia. Saking terpesonanya dengan kesegaran dan kenikmatan racikan es tersebut, sang mahasiswa berseloroh, "Bu, esnya bikin teler!". Ungkapan jujur yang menggambarkan kepuasan kuliner tingkat tinggi itu ternyata sangat catchy dan mudah diingat, hingga akhirnya melekat menjadi identitas resmi yang tak tergantikan. Seiring berjalannya waktu, Es Teler membuktikan taringnya dengan melompat jauh dari status aslinya. Dari sekadar jajanan kaki lima, ia bertransformasi menjadi imperium bisnis lewat waralaba raksasa Es Teler 77, sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai menu wajib yang bersanding sejajar dengan hidangan mewah di restoran-restoran kelas atas.

Gambar Ilustrasi: Alpukat, Nangka, dan Kelapa Muda

Trinitas Bahan: Alpukat, Nangka, Kelapa

Esensi kelezatan hakiki dari segelas Es Teler sesungguhnya bertumpu pada kesederhanaan namun ketepatan komposisi bahannya, yang sering dijuluki oleh para pecinta kuliner sebagai "The Holy Trinity" atau tiga bahan suci: Alpukat, Nangka, dan Kelapa Muda. Ketiga elemen ini tidak disatukan secara acak, melainkan dirancang secara presisi untuk melahirkan simfoni keseimbangan tekstur dan rasa yang paripurna. Alpukat memegang peranan vital sebagai pemberi fondasi tekstur creamy dan rasa gurih mentega (buttery) yang mewah. Daging alpukat yang matang sempurna bertanggung jawab memberikan sensasi lumer di mulut sekaligus menambah kekentalan alami pada kuah santan. Kehadiran alpukat yang pekat ini kemudian disempurnakan oleh serutan daging kelapa muda yang membawa kesegaran. Kelapa muda tidak hanya menawarkan tekstur kenyal yang ringan, tetapi juga menyuntikkan nuansa tropis yang menyegarkan, menyeimbangkan kekayaan rasa lemak nabati agar tidak terasa terlalu berat di lidah.

Di tengah paduan rasa gurih tersebut, potongan buah nangka kuning hadir sebagai "primadona" yang menjadi penentu karakter. Perannya sangat krusial; nangka adalah kunci utama dari aroma wangi semerbak yang tajam dan menggoda, sebuah aroma yang langsung dikenali bahkan sebelum es tersebut dicicipi. Rasa manisnya yang legit dan teksturnya yang sedikit renyah memberikan kejutan rasa yang kontras namun menyenangkan di tengah kelembutan alpukat. Sinergi antara ketiga bahan inilah yang menjadi pakem tak tertulis namun mutlak dalam dunia perkulineran Indonesia. Tanpa kehadiran lengkap dari trinitas bahan ini—baik itu gurihnya alpukat, segarnya kelapa, atau wanginya nangka—sebuah sajian kehilangan legitimasinya untuk menyandang gelar sebagai Es Teler yang otentik, dan hanya akan dianggap sebagai es buah biasa.

Kuah Santan Susu yang Creamy

Hal paling fundamental yang membedakan kasta Es Teler dengan kerabat dekatnya seperti Es Campur atau Es Doger terletak pada filosofi peracikan kuahnya. Jika es campur identik dengan kemeriahan warna dan aroma sirup merah frambozen atau cocopandan, Es Teler orisinal justru menempuh jalan kemurnian rasa dengan menghindari penggunaan sirup artifisial sama sekali. Kuahnya dibangun dari fondasi putih yang elegan: perpaduan harmonis antara santan encer yang gurih, kucuran susu kental manis yang legit, dan sedikit gula cair sebagai penyeimbang. Absennya sirup buatan ini bukan tanpa alasan, melainkan strategi rasa yang brilian untuk membiarkan bahan utama bersinar. Tanpa gangguan aroma sintetik, karakter rasa asli dari nangka yang wangi semerbak dan alpukat yang buttery mendapatkan panggung utamanya, menjadikan setiap seruputan terasa jujur dan alami.

Keajaiban tekstur sesungguhnya terjadi ketika gunungan es serut perlahan mencair dan bersenyawa dengan komponen kuah tersebut. Saat diaduk, santan dan susu akan bercampur dengan kerokan daging alpukat yang lumat, mengubah konsistensi kuah menjadi kental, kaya, dan creamy menyerupai smoothie alami yang mewah. Sensasi yang ditawarkan di mulut bukanlah sekadar air manis yang lewat begitu saja, melainkan sebuah pengalaman tekstural yang memanjakan. Pertemuan antara gurihnya santan kelapa dengan manisnya susu kental manis menciptakan keseimbangan rasa gurih-manis yang sangat pas. Harmoni ini memastikan minuman tersebut terasa menyegarkan, meluncur mulus di kerongkongan, dan yang terpenting, tidak membuat "eneg" atau terlalu manis, menjadikannya pelepas dahaga yang sempurna di iklim tropis.

Gambar Ilustrasi: Es Teler dengan Topping Durian

Evolusi Rasa dan Modifikasi Modern

Seiring dengan laju perkembangan zaman dan kreativitas kuliner yang tak pernah mati, Es Teler pun tak luput dari sentuhan modifikasi dan evolusi. Dari sekian banyak varian modern yang lahir, Es Teler Durian muncul sebagai primadona baru yang menawarkan kemewahan rasa tingkat tinggi. Penambahan daging buah durian asli ke dalam racikan ini seolah memberikan "tendangan" rasa yang drastis; tekstur kuah menjadi jauh lebih creamy, kental, dan legit, sementara aromanya menjadi sangat intens dan mendominasi. Bagi para pemuja "Raja Buah", varian ini dianggap sebagai definisi surga dunia, di mana kelembutan alpukat dan daging durian bersatu padu menciptakan sensasi kekayaan rasa yang meledak di mulut, menjadikan sajian ini lebih dari sekadar minuman pelepas dahaga, melainkan sebuah hidangan penutup yang memuaskan dan mengenyangkan.

Eksplorasi rasa tidak berhenti di situ saja. Kini, banyak penjual yang berani bereksperimen dengan menambahkan beragam topping pelengkap demi memperkaya tekstur dan visual, mulai dari kenyalnya kolang-kaling, cantiknya butiran sagu mutiara, hingga taburan keju cheddar parut yang memberikan aksen asin-gurih yang unik. Namun, di tengah gempuran inovasi yang kian "ramai" dan meriah ini, para purist atau pencinta aliran murni tetap teguh pada pendiriannya. Bagi mereka, versi klasik yang hanya mengandalkan trinitas bahan asli—alpukat, nangka, dan kelapa—adalah bentuk kenikmatan tertinggi yang tak tergantikan. Alasannya sederhana: profil rasa yang ditawarkan versi orisinal terasa lebih "bersih", elegan, dan harmonis, membiarkan kualitas bahan-bahan utamanya berbicara tanpa gangguan distorsi rasa dari bahan-bahan tambahan lain yang dianggap "mengotori" kemurnian resep aslinya.

Kesimpulan

Es Teler bukan sekadar pelepas dahaga. Ia adalah mahakarya kuliner yang membuktikan bahwa buah-buahan lokal Indonesia bisa diolah menjadi dessert kelas dunia. Perpaduan tekstur lembut, kenyal, dan kuah santan yang gurih adalah definisi kesegaran yang hakiki. Jadi, saat cuaca sedang panas menyengat, semangkuk Es Teler adalah solusi "memabukkan" yang paling halal dan nikmat!


Credit :
Penulis : Raihan Muhammad Latif
Gambar oleh : Nano Banana - Gemini Google
Referensi :

    1. Detik Food – Sejarah Es Teler 77
    2. Kompas Travel – Asal Usul Nama Es Teler
    3. Indonesia Kaya – Kuliner Minuman Tradisional

COMMENTS

Nama

healthyfood,9,laukpauk,9,makananpokok,14,minuman,10,sayuran,7,snack,10,
ltr
item
Chef Media: Es Teler Paduan Alpukat, Kelapa, dan Nangka yang Juara
Es Teler Paduan Alpukat, Kelapa, dan Nangka yang Juara
Ulas tuntas Es Teler, minuman asli Indonesia. Paduan creamy alpukat, nangka manis, dan kelapa muda yang bikin 'teler'. Simak sejarahnya di sini!
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhSOhx_MXM1qAuYq9J_hsOKgGTMLnub1TShjgV52k_qDEcMcbbno70vTLboenmcoW_-ixWzSv99l99Jv7ueytnMbfL8YSxqA9VWcF-i4ErmaoEZ56MDlc_aBfVi7YcCUUJDg-D0K9wevI17Vu2Af7BCks7UsOxrzRImIZIOtSn_DadxmAf1cO17WDLGeb0=s16000
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhSOhx_MXM1qAuYq9J_hsOKgGTMLnub1TShjgV52k_qDEcMcbbno70vTLboenmcoW_-ixWzSv99l99Jv7ueytnMbfL8YSxqA9VWcF-i4ErmaoEZ56MDlc_aBfVi7YcCUUJDg-D0K9wevI17Vu2Af7BCks7UsOxrzRImIZIOtSn_DadxmAf1cO17WDLGeb0=s72-c
Chef Media
https://www.chef.my.id/2026/01/Es-Teler-Paduan-Alpukat-Kelapa.html
https://www.chef.my.id/
https://www.chef.my.id/
https://www.chef.my.id/2026/01/Es-Teler-Paduan-Alpukat-Kelapa.html
true
5817160971105128233
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content